Saturday, January 17, 2009
Presiden ke Tujuh
Semua menjawab: "Ketiga bu guruuuuuu…"
Kecuali seorang anak bernama Deden Bolot, dia menjawab: "Ketujuh bu guruuuuuu…"
Semua memandang Deden Bolot dengan heran.
Kemudian Bu gurunya bertanya lagi: "Coba Deden Bolot sebutkan satu persatu."
Deden Bolot: "Pertama Sukarno bu Guru."
Bu Guru: "Lalu ? "
Deden Bolot: "Suharto bu guru."
Bu Guru: "Lalu ? "
Deden Bolot: "Suharto, Suharto, Suharto, Suharto, baru Habiebie bu Guru".
dari ketawa.com
Thursday, January 15, 2009
Dua Gadis Lugu Menunggu Bis
Satunya lagi berkata, "Aku menunggu bis jalur 5."
Tidak lama kemudian, bis jalur 25 menepi di halte bis. Dua orang gadis lugu itu saling menatap dan berkata, "Hey, sepertinya kita bisa naik bis ini sama-sama!"
dari:
ketawa.com
Akhiri Dengan Me Too
Penerjemah: "Sebelum berjabat tangan ucapkan : how are you? setelah itu presiden clinton akan mengucap kan suatu kalimat, biasanya ia akan mengucapkan i am fine, mengangguk lah seolah anda mengerti. Setelah dia selesai bicara tutuplah pembicaraan dengan : me too. Selanjutnya biarlah saya yang mengurus pembicaraan bilateral."
Sesampainya di gedung putih Bill clinton telah menunggu untuk upacara kenegaraan.
Koizumi : (karena kurang fasih inggris nya) "Who are you ?"
Bill clinton(agak terkejut): "Im hillary husband"
Koizumu : "Me too..."
Bill clinton : ???!!!!?????!!!!
dari ketawa.com
Wednesday, January 14, 2009
Vokal ke 6
Kontes bagi Pholenxers abad ini:
Diperumumken:
Dicari manusia-manusia super yang bisa menemukan satu saja huruf vokal baru. Huruf vokal yang dimaksudkan di sini adalah huruf yang mempunyai bunyi baru. Selain a-i-u-e-o. Bagi yang berhasil menemukannya, akan diberi hadiah…atau tidak?
Kirimkan hasil temuan Anda kepada Dephuk HAM dan cari hak paten segera, sebelum diserobot
Diperterimakasihken
Persilangan ala si Udin
Seorang peneliti dengan bangga telah berhasil menyilangkan dua tanaman yang sangat sulit disilangkan sebelumnya. Sebelum diumumkan kepada khalayak umum, seorang asistennya dengan panik mendatangi sang peneliti. “Pak, gawat Pak! Tanaman yang Anda silangkan telah jauh hari berhasil disilangkan oleh seorang yang bernama Udin di Kampung Bojong!!! Bahkan katanya dia mampu menyilangkan semua jenis tanaman!!!” kata sang asisten. “Oh, benarkah?! Kalau begitu saya harus segera menemuinya.” Dan begitulah, sang peneliti menuju desa Bojong untuk mengklarifikasi (gile, humor pake istilah klarifikasi) kabar tersebut.
Setelah sampai di pekarangan rumah si Udin, sang peneliti sungguh terpana. Benar, si Udin berhasil menyilangkan banyak jenis tanaman. “Modalnya cuma tali dan iseng aja” kata si Udin. Begitulah, Udin mengikat dua tanaman lain spesies membentuk persilangan. Dan terjadilah persilangan bambu dengan kelapa, jeruk nipis dengan durian, sawo dengan ubi jalar, pepaya dengan pohon jati.
Si Bas dan dokter hewam
Si Bas ditelepon ortunya di kampung. “Bas, panggilin dokter hewan deket situ! Sapi di kampung rewel!” Si Bas pun menuju tujuan yang dituju. Disamperkannya rumah dokter hewan yang dimaksud. Si Bas heran, kok sepi ya? Wah, pasti ga antri banyak ne. Pas di pendaftaran, ternyata suruh nulis nama dan alamat. Baru inget, ga ada hewan yang priksa sendiri ke dokternya.
Friday, January 9, 2009
Bakso delivery service
Makan bakso pas hujan-hujan? Asyik dunk!!!
Bener, si Pholenx kelaparan berat. Nunggu di parkiran bikin bĂȘte abis!!! Memperpandangkan matanya ke sekitar. Mencari remah-remah terakhir peradaban yang paling primordial: makanan!!! Diperlihat olehnya sebuah orang tukang bakso. Oiph yea!!! Teringat iklan Mc D yang kelaparan pas ujan-ujan, Si Pholenx mempersamperkan diri terhadap si penjual bakso.
“Baksonya berapa Pak?” Tanya Pholenx. “Dua lah Mas! Saya kan laki-laki normal!” tukas si penjual bakso. “Owye! Pak, minta nomer ha-penya ajah!” tanya si Pholenx lagi. “Op!!! 08…” begitulah, transaksi nomer berlangsung sengit dan menyengitkan. Akhirnya si Pholenx kembali ke parkiran yang jaraknya 20 m dari tukang bakso.
“Halo, pesen Bakso satu ama teh panas atu ya Pak!” tereak Pholenx lewat hape. Begitulah, delivery service bakso ala si Pholenx.
Pholenx dan eskalator naik
Saat jalan-jalan ke sebuah mal di Jogja, si Pholenx merenung sendiri di tengah hiruk pikuk orang-orang. Maklum, biar udik Pholenx rajin berpikir. Berpikir semua hal yang ga mutu mulu.
Pas abis naek eskalator yang jalanya naek gitu, si Pholenx kembali merenung. Mengapa eskalator bisa muter? Kenapa orang-orang senang naek eskalator daripada naek tangga, apalagi ular tangga. Yang pasti bukan ‘ular’ tetangga. ???
Pholenx langsung ambil singgasana kloset buat berpikir. Oh bleng!!!
Apanya yang bleng?!
Si pholenx lalu coba naek tangga jalan lagi ke lantai atas. Karena asyik berpikir n rada mabuk, si Pholenx kepleset n jatuh berguling2 di eskalator. Si Pholenx ngglundhung ke bawah di atas eskalator yang berputar naik. Bayangkan bagaimana tersiksanya si Pholenx. Akhirnya, dia sampai di lantai bawah setelah bergulung-gulung selama 8 jam 43 menit 21 detik. Rekor terpecahkan bersama bisul si Pholenx!!!
Dengan tubuh penuh luka dihajar tangga eskalator, Pholenx santai saja ngeloyor ke parkiran.